Tips AMAN PUASA PADA IBU HAMIL

Berpuasa secara umum tidak berbahaya bagi ibu hamil, terutama jika

  1.  Sehat
  2.  Tidak memiliki komplikasi kehamilan
  3. Berada di trimester kedua.

Puasa hanya sedikit atau tidak ada pengaruh pada bayi baru lahir yang ibunya berpuasa.

Tips berpuasa

Jika Anda adalah ibu hamil yang ingin berpuasa, bicarakanlah dengan dokter atau bidan Anda. Puasa bisa berbahaya jika

  1. Anda sudah mengalami dehidrasi dari mual dan muntah kehamilan (morning sickness)
  2. Adanya kondisi medis seperti diabetes gestasional
  3. Anemia

Nah ini TIPS BUAT ANDA IBU HAMIL

1. Coba cegah dehidrasi

Dengan memperbanyak minum saat berbuka dan menghindari cuaca panas. Penyebab umum rasa tidak enak badan saat berpuasa adalah dehidrasi. minum sekitar 1,5 – 2 liter air atau cairan lainnya antara waktu buka dan sahur, dan hindari minuman berkafein seperti teh dan kopi.

Kafein membuat ibu hamil akan kehilangan lebih banyak air ketika Anda buang air kecil sehingga Anda lebih rentan mengalami dehidrasi, terutama jika cuaca panas.

2. Hindari berbuka dengan banyak minuman manis

Karena dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Gula darah Anda kemudian dapat turun dengan cepat, yang membuat Anda merasa lemas dan pusing.

Sebaiknya anda memiilih makanan yang melepaskan energi secara perlahan untuk berbuka, seperti kurma, kacang hijau atau kolak.

3. Untuk sahur

Pilih makanan yang melepaskan energi secara perlahan yang mengandung karbohidrat kompleks, seperti biji-bijian dan umbi-umbian, dan makanan kaya serat, seperti kacang-kacangan, sayuran dan buah-buahan.

4. Makanan kaya serat juga membantu untuk mencegah sembelit.

5. Waktu berbuka dan sahur

Pastikan Anda mendapatkan banyak protein dari kedelai, kacang-kacangan, ikan, daging dan telur. Hal ini akan membantu pertumbuhan bayi Anda.

6. Cobalah untuk tidak berjalan jauh atau membawa beban berat.

Kurangi pekerjaan rumah tangga dan tanggung jawab lainnya.

7. Tetap tenang dan hindari situasi stres.

Perubahan rutinitas, perut kosong, serta jadwal makan, minum dan tidur yang berubah dapat menyebabkan stres.

Ibu hamil yang berpuasa selama bulan Ramadhan diketahui memiliki tingkat hormon stres kortisol yang lebih tinggi dalam darah mereka dibandingkan wanita yang tidak berpuasa.

TANDA PERINGATAN ❌❌❌❌❌

Pertimbangkan untuk menghentikan berpuasa jika Anda mengalami salah satu atau beberapa tanda berikut:

  • Anda merasa lemas, pusing atau sakit kepala, yang mungkin disertai demam. Pusing atau sakit kepala adalah pertanda bahwa otak Anda tidak mendapatkan cukup aliran darah dan oksigen.

Jika istirahat selama setengah jam tidak membuat Anda lebih baik, minumlah sampai Anda merasa lebih baik.

Jika air putih tidak bekerja, Anda mungkin perlu elektrolit dan nutrisi di dalamnya, seperti oralit, air kelapa, minuman olahraga, jus

  • Pilihlah makanan ringan yang kaya karbohidrat seperti roti atau biskuit sebelum Anda mengisi perut dengan makan besar.

✔Anda mulai mengalami kontraksi rahim. Dehidrasi dapat menyebabkan kontraksi yang dapat berujung pada persalinan prematur bila terjadi dalam trimester terakhir. Jika kontraksi tidak berhenti dengan istirahat dan meminum cairan, hubungi dokter atau bidan atau pergi ke rumah sakit.

✔Anda mengalami mual dan muntah.
Anda merasakan perubahan nyata dalam gerakan bayi Anda, yaitu bayi Anda menjadi kurang atau lebih bergerak (lebih sering menendang-nendang).

✔Anda tidak mendapatkan kenaikan berat badan yang cukup atau bahkan kehilangan berat badan.

✔Anda merasa sangat haus, lebih jarang buang air kecil, atau urin Anda berwarna gelap/pekat dan berbau tajam. Ini adalah tanda dehidrasi, yang membuat Anda lebih rentan terhadap infeksi saluran kemih dan komplikasi lainnya.

Selamat berpuasa dengan aman 😊

🔥8

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *