Simak Obat Alami Untuk Mengatasi Autisme Pada Anak

Definisi

Apa itu autisme?

Autism Spectrum Disorder atau autisme adalah kelainan neurologis dan perkembangan yang dimulai pada masa kanak-kanak dan bertahan seumur hidup. Autisme dapat mempengaruhi anak dalam interaksi sosial, berkomunikasi secara verbal dan non verbal, serta perilaku.

Anak dengan autisme mengalami kesulitan untuk memahami apa yang dipikirkan dan dirasakan orang lain. Hal ini membuat mereka sangat sulit untuk mengekspresikan diri baik dengan kata-kata, gerak tubuh, ekspresi wajah, dan sentuhan. Selain itu, anak dengan autisme juga cenderung melakukan hal yang diulang-ulang dan memiliki ketertarikan yang sempit dan obsesif.

Seseorang dengan sindrom autisme sangat sensitif sehingga ia mungkin akan sangat terganggu, bahkan tersakiti oleh suara, sentuhan, bau, atau pemandangan yang tampak normal bagi orang lain.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala autisme?

Beberapa gejala autisme dapat bervariasi dari ringan hingga berat. Gejala biasanya dimulai saat masih kecil, bahkan usia 1-2 tahun. Tanda dan gejala autisme adalah:

  1. Tenang dan pasif
  2. Tidak suka dipeluk atau hanya membolehkan dipeluk saat mereka ingin saja
  3. Tidak akan melihat lurus objek saat orang lain menunjuk ke arah objek tersebut
  4. Lebih suka menyendiri
  5. Tidak peduli saat orang bicara dengannya, namun merespon suara lain
  6. Mengikuti sikap atau perilaku, seperti menjetikkan jari, menyusun objek, dan memiliki kebiasaan/ritual yang harus dilakukan
  7. Sulit beradaptasi dengan perubahan rutinitas
  8. Sulit mengekspresikan kebutuhannya menggunakan kata-kata umum atau gerakan
  9. Anak yang lebih besar dapat terlalu sensitif pada suara, bau, sentuhan, atau rasa
  10. Mereka kurang dapat berimajinasi
  11. Terlambat bicara

Apa penyebab autisme?

Studi menyatakan bahwa autisme dapat merupakan hasil dari gangguan pertumbuhan otak normal di awal. Gangguan ini dapat merupakan hasil defek gen yang mengontrol perkembangan otak dan pengaturan bagaimana sel otak berhubungan satu sama lain. Autisme lebih sering terjadi pada anak yang lahir prematur.

Faktor lingkungan juga berperan dalam fungsi dan perkembangan gen, namun faktor lingkungan tersebut belum diketahui secara spesifik.

Teori bahwa cara orangtua membesarkan anak adalah salah satu faktor autisme belum terbukti. Beberapa studi menunjukkan bahwa vaksinasi untuk mencegah penyakit infeksi anak-anak tidak akan meningkatkan risiko autisme.

Beberapa hal yang bisa meningkatkan faktor risiko seseorang mengalami autisme adalah:

  1. Jenis kelamin. Autisme terjadi 5 kali lebih sering pada laki-laki dibanding wanita.
  2. Riwayat keluarga. Keluarga yang memiliki anak autis mungkin akan memiliki anak autis lain.
  3. Penyakit lain. Autis cenderung terjadi lebih sering pada anak dengan genetik atau kondisi kromosom tertentu, seperti sindrom fragile X atau sklerosis tuberous.
  4. Bayi prematur. Autisme lebih tering terjadi pada bayi prematur. Biasanya bayi lebih berisiko jika lahir sebelum 26 minggu
  5. Usia orangtua. Peneliti menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara usia orangtua dengan anak autisme. Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkonfirmasikan hubungan ini

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk autisme?

Tidak ada yang bisa menyembuhkan autisme. Meski begitu, peneliti menunjukkan bahwa terapi intervensi dini dapat memperbaiki perkembangan anak. Terapi intervensi yang bisa dilakukan sebagai pengobatan autisme adalah:

  1. Terapi bicara dan bahasa. Metode untuk memperbaiki perkembangan komunikasi pada anak autis, melalui latihan bicara dan dukungan interaktif audio-visual
  2. Terapi okupasional. Terapi yang membantu anak berkembang dan meningkatkan kemampuan untuk hidup dan bekerja normal setiap hari
  3. Terapi fisik: terapi yang meningkatkan perkembangan fisik dengan metode fisik seperti pijat dan latihan

Bila ada pertanyaan, konsultasikan dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

🔥4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *