Penyebab Dan Tips Mengurangi Nyeri Pada Vagina Saat Hamil Tua

Keluhan vagina atau tulang kemaluan Anda terasa nyeri ini biasanya terjadi pada ibu hamil dengan usia kehamilan yang sudah tua, yaitu bulan ke delapan atau sembilan. Rasa nyeri pada organ intim ini disebabkan karena kepala bayi mulai memasuki daerah pinggul dan menekan saraf sekitar vagina. Karena itu, rasa nyeri ini dapat dianggap sebagai tanda-tanda menjelang persalinan. Artinya, kelahiran si Kecil sudah semakin dekat, namun belum diketahui secara pasti kapan bayi Anda lahir. Rasa nyeri ini meliputi daerah vagina dan tulang-tulang di sekitar selangkangan. Keluhan ini dapat Anda rasakan dalam waktu lama dan akan hilang setelah Anda melahirkan nanti.

Sebenarnya, selain disebabkan dari mulai masuknya kepala bayi ke daerah pinggul, nyeri pada vagina juga dapat disebabkan oleh beberapa faktor lain.

Berikut penyebab lain yang dapat menimbulkan rasa nyeri atau sakit pada daerah organ intim:

  1. Aktivitas yang berlebihan
  2. Rasa lelah akibat aktivitas Anda yang berlebihan juga dapat menjadi penyebab dari rasa nyeri pada vagina.
  3. Membesarnya rahim
  4. Seiring dengan membesarnya rahim maka ligamentum penggantung rahim di dinding perut juga semakin tertarik. Kondisi ini menimbulkan rasa sakit pada vagina.
  5. Jangan tahan buang air kecil
  6. Pembesaran rahim menyebabkan kantung kemih tertekan dan mengakibatkan urine tertahan lebih lama di kantung kemih. Hal inilah yang menimbulkan rasa anyang-anyangan atau buang air kecil tidak tuntas pada ibu hamil. Kebiasaan buruk menahan buang air kecil dapat memperparah rasa nyeri ini.
  7. Gerakan janin semakin kuat
  8. Ukuran janin semakin besar, otomatis gerakannya pun semakin kuat dan menyebabkan rasa nyeri.

Rasa sakit atau nyeri pada organ intim tentu sangat mengganggu kenyamanan ibu hamil. Untuk itu, perlu diperhatikan.

Berikut tips yang dapat mengurangi rasa nyeri:

1. Lakukan aktivitas dengan berimbang

Rasa sakit pada vagina ibu hamil sering disebabkan oleh aktivitas yang berlebihan, tetapi ibu hamil yang hanya diam tanpa aktivitas pun juga dapat memicu rasa sakit pada organ intim. Karena itu, lakukan aktivitas Anda secara berimbang untuk mengatasinya.

2. Lakukan posisi sujud

Lakukanlah posisi sujud sebelum tidur agar posisi bayi di dalam rahim Anda tepat dan nyaman sehingga tidak memperparah rasa nyeri.

3. Atur posisi tidur

Posisikan tubuh Anda saat tidur dengan miring ke samping kiri dan menekuk kaki membentuk siku-siku.

4. Ikutilah senam hamil

Rajinlah mengikuti senam hamil karena Anda akan diberi latihan gerakan untuk mengurangi rasa nyeri pada vagina. Namun, sebaiknya Anda mengikuti senam hamil ini atas persetujuan dokter.

5. Kenakan pakaian dan sepatu yang nyaman

Hindari memakai celana ketat dan sepatu hak tinggi untuk mengurangi risiko nyeri pada vagina.

Nyeri organ intim pada ibu hamil tentulah wajar. Namun, Anda perlu memeriksakannya ke dokter untuk mengantisipasi gangguan kesehatan yang mungkin terjadi ya, Mam. Semoga bermanfaat.

🔥21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *