Pengertian, Penyebab, Gejala Dan Cara Mengatasi Nyeri Saat Haid

Pada umumnya setiap perempuan akan mengalami haid atau menstruasi. Haid yang pertama kali (menarche) pada usia 10-14 tahun, selanjutnya akan dialami seorang perempuan sampai menopause pada usia 50-an tahun.

Dalam periode waktu tersebut, mulai dari menarche sampai menopause, seseorang dapat mengalami gangguan haid atau dalam terminologi medis saat ini disebut sebagai perdarahan uterus abnormal.

Gangguan haid seringkali terjadi pada sebagian wanita. Haid bisa datang dua kali dalam sebulan, namun di bulan-bulan berikutnya tidak haid.Dapat juga haid normal namun menderita sakit yang luar biasa. Padahal seharusnya haid datang tanpa mengganggu.

Penyebab Gangguan Haid

Berbagai gangguan menstruasi dapat terjadi karena beberapa penyebab. Ketidakteraturan siklus haid disebabkan karena gangguan hormon dalam tubuh. Atau bisa juga terjadi karena penyakit di dalam organ reproduksi, contohnya tumor rahim, tumor di indung telur. Selain itu gangguan haid disebabkan juga karena faktor lainnya seperti stres, kelelahan,dan penggunaan kontrasepsi.

Setiap gangguan pada hormon FSH dan LH tidak akan menyebabkan terbentuknya sel telur. Jika demikian, hormon estrogen dan progesteron juga tidak akan terbentuk sebagaimana seperti seharusnya.

Berikut ini adalah gaya hidup dan alasan klinis penyebab gangguan haid:

  1. Terlalu banyak berolahraga
  2. Penurunan berat badan
  3. Ovarium prematur
  4. Penyakit inflamasi panggul
  5. Kehamilan
  6. Masa menyusui
  7. Infeksi organ reproduksi
  8. Gangguan pola makan

Penyebab lainnya adalah kelainan endometrium, yang terjadi pada lapisan dalam rahim yang bersifat lokal. Umumnya terjadi pada siklus menstruasi yang normal. Kelainan ini disebabkan antara lain: infeksi, kelainan hemostasis lokal. Dan yang terakhir adalah kelainan yang disebabkan karena penggunaan obat-obatan seperti penggunaan kontrasepsi hormonal, penggunaan IUD (spiral).

Gangguan haid disebabkan oleh keadaan yang bervariasi, dapat disebabkan oleh kelainan yang bersifat ringan sampai dengan kelainan yang serius seperti kanker, sehingga jika seorang perempuan mendapatkan gangguan haid sebaiknya segera berkonsultasi pada pihakpihak yang berkompeten, sehingga segera diketahui penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Penggunaan hormon serta alat medis dapat menyebabkan adanya gangguan menstruasi, gangguan hemostasis local, serta dapat mengganggu terjadinya ovulasi.

Gejala Gangguan Menstruasi

Beberapa gejala gangguan menstruasi yang terlihat antara lain:

1. PMS (Premenstrual Syndrome):

Sebelum siklus menstruasi dimulai, wanita mengalami perubahan secara fisik maupun emosional yang disebut sebagai gejala gangguan haid. Hal tersebut dikenal dalam dunia medis sebagai PMS atau Premenstrual Syndrome.

Berikut ini adalah gejala gangguan haid PMS yang bisa diamati:

  • Perut melilit
  • Nyeri punggung
  • Payudara mengencang
  • Sakit kepala
  • Kemunculan jerawat berlebih
  • Mudah lelah
  • Mudah lapar
  • Konstipasi
  • Gelisah
  • Kram perut
  • Diare
  • Absen Menstruasi

Selain PMS, ada pula gejala gangguan haid lainnya yaitu absen menstruasi dimana seorang wanita tidak mengalami menstruasi di periode waktu tertentu akibat gangguan hormon atau permasalahan pada sistem reproduksi wanita.

Ganti pembalut anda sekarang juga dan gunakan pantyliners moment softly, Disaat Haid gunakan pembalut moment softly

Kenapa harus moment softly :

  • Bebas Sakit Haid Berlebihan,
  • Bebas Iritasi,
  • Nyaman dipakenya,
  • Yang paling penting tidak mengandung ataupun memunculkan reaksi kimia yg membahayakan,
  • Karena bahannya 100% Cotton / kapas

BERIKUT TESTIMONI

Untuk Pemesanan Dan Konsultasi

WA / SMS / TELP 0812 4917 3330

🔥13

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *