Membongkar Rahasia Dibalik Suksesnya CEO Snapchat

Muda, kaya, dan berprestasi. Inilah kata yang tepat untuk menggambarkan Evan Spiegel yang menjadi CEO Snapchat di usia yang terbilang muda. Kerja kerasnya mengembangkan aplikasi Snapchat telah membawanya kepada titik kesuksesan pada usia muda seperti saat ini.

Pria kelahiran 1 Juni 1990 ini bahkan masuk ke dalam jajaran orang muda terkaya di dunia, menyamai sejumlah anak muda seusianya yang juga meraih kesuksesan.

Bagi Evan Spiegel, kesuksesan tentu bukan lagi menjadi hal yang asing dalam kehidupannya. Usianya yang masih terbilang muda tak menghalanginya untuk menjadi seorang miliarder. Kerja keras dan usahanya dalam mengembangkan Snapchat menjadi hal yang patut untuk ditiru. Evan bahkan tidak hanya duduk diam dan menikmati kekayaan orang tuanya saja, tetapi mengupayakan kesuksesan untuk dirinya sendiri juga.

Namun, di luar semua cerita kesuksesannya, Evan tentu memiliki kehidupan pribadi yang tak kalah menarik untuk diketahui. Inilah beberapa fakta dan rahasia mengenai kehidupan Evan Spiegel seperti ditulis Cermati:

 

1. Miliarder muda

Jumlah miliarder di dunia mungkin cukup banyak. Namun, yang masih berusia sangat muda seperti Evan tentu hanya segelintir saja, terutama mereka yang mendapatkan kekayaan tersebut dengan kerja keras dan keringat sendiri. Saat usianya menginjak 24 tahun, Evan Spiegel telah memiliki kekayaan bersih sebesar USD 1,5 miliar. Ini tentu angka yang luar biasa besar.

 

2.Akrab dengan jajaran mobil mewah

Sebagai orang kaya, Evan tentu tidak asing dengan sejumlah mobil mewah. Bukan saat ini saja, pada usianya yang baru menginjak 16 tahun dan mendapatkan SIM untuk pertama kalinya, Evan sudah mendapatkan sebuah mobil Cadillac Escalade pada tahun 2006.

Bukan hanya itu saja, kondisi keuangannya yang baik juga membuatnya bisa dengan mudah membeli mobil Ferrari pada tahun 2015. Hal ini tentu tidak seberapa jika dibandingkan dengan aset Snapchat.

Hobinya pada mobil mewah juga telah terlihat dari bagaimana cara Evan menikmati liburannya yang berkelas. Beberapa tahun yang lalu, Evan melakukan perjalanan liburan keliling dunia dan secara khusus pemuda ini meminta orang tuanya untuk menyewakan mobil BMW 550i yang mewah untuk melengkapi perjalanannya tersebut. Tidak tanggung-tanggung, biaya sewa mobil ini saja mencapai USD 75.000.

 

3.Kehidupan keluarga mapan

Evan Spiegel terlahir dari keluarga yang memiliki kemampuan ekonomi yang sangat baik. Hal ini tentu memberi banyak kemudahan untuk bisa mengakses pendidikan dan hal lainnya yang mendukung kariernya. Ayahnya, John W. Spiegel, dan ibunya, Melissa Ann Thomas, adalah pasangan pengacara yang sukses di kariernya.

Hal ini membuat keluarga Evan memiliki kondisi ekonomi yang memadai sehingga pendidikan Evan dan saudara-saudaranya terbilang sangat baik. Evan yang lahir di Los Angeles, California menghabiskan masa kecilnya di kawasan elite yang dihuni keluarga yang memiliki kemampuan ekonomi yang cukup baik.

 

4.Pendidikan sangat cukup

Sesuai dengan kemampuan keuangan orang tuanya yang sangat memadai, bisa dipastikan Evan dan juga saudara-saudaranya bisa mengenyam pendidikan terbaik yang mereka inginkan. Evan sempat menempuh pendidikan di sekolah eksklusif di bilangan Santa Monica, di sekolah yang bernama Crossroads School of Art and Sciences ini Evan sempat belajar selama beberapa tahun pendidikan.

Sekolah ini mematok biaya pendidikan yang terbilang cukup mahal. Jumlahnya bahkan mencapai USD 10.000 per tahunnya. Sekolah ini juga memiliki sejumlah lulusan yang cukup dikenal luas oleh publik. Beberapa di antaranya bahkan selebriti ternama di dunia.

Selain bersekolah di tempat ini, Evan juga sempat mengikuti kursus desain di Otis College of Art and Design. Sementara untuk pendidikan kuliahnya, Evan masuk ke Universitas Stanford yang juga menjadi salah satu kampus bergengsi di dunia. Dari sekolah dan kampusnya, jelas terlihat bagaimana seorang Evan memang memiliki kecerdasan dan kemampuan dalam hal akademis.

 

5.Evan dan Snapchat

Aplikasi yang ditemukannya ini tentu akan membawa Evan ke banyak hal baru dalam kehidupannya, bahkan kehidupan pertemanannya. Memiliki rencana kerja sama untuk merilis Intuit di India beberapa waktu yang lalu, Evan bertemu dan akhirnya berteman dengan Scott Cook yang juga CEO dari Intuit.

Saat Snapchat mulai dikenal dan banyak digunakan secara luas, Evan juga menerima penawaran bernilai fantastis dari Mark Zukerberg yang dikenal sebagai pendiri Facebook. Tidak tanggung-tanggung, penawaran yang diberikan pada tahun 2013 lalu ini bahkan mencapai angka yang sangat besar, yakni senilai USD 3 miliar. (merdeka.com)

🔥11

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *