Ketahuilah 5 Penyebab Biduran Yang Tanpa Anda Sadari

Biduran adalah kondisi saat kulit terasa gatal dengan bentol merah yang melebar dan menyebar pada kulit. Dalam bahasa medis disebut dengan urtikaria, kondisi ini dapat menyerang bagian wajah, badan, lengan, atau kaki. Anda terkadang tidak menyadari saat tiba-tiba merasa gatal di kulit, ternyata, eh, ternyata terkena biduran. Lantas, apa saja penyebab biduran? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Berbagai penyebab biduran yang sering luput dari perhatian

Biduran biasanya muncul saat adanya reaksi alergi terhadap beberapa pemicu, seperti hewan peliharaan, serbuk sari, atau lateks. Saat terkena zat alergen, tubuh melepaskan histamin dan bahan kimia ke dalam darah sehingga menyebabkan gatal, bengkak, dan gejala lainnya.

Berikut adalah beberapa penyebab biduran yang membuat kulit jadi super gatal.

1. Alergi makanan

Menurut Debra Jaliman, MD, seorang dermatolog dari New York, biduran dapat disebabkan oleh alergi makanan maupun minuman tertentu, misalnya telur, kerang, kacang tanah, atau buah beri. Bentol merah akibat biduran bisa langsung muncul sesaat setelah seseorang makan makanan pemicu alergi, namun ada juga yang memerlukan waktu beberapa jam sebelum muncul gejala.

2. Udara luar

Munculnya bentol-bentol atau biduran akibat gigitan serangga atau paparan serbuk sari sudah umum diketahui. Namun, yang sering tidak disadari adalah biduran juga bisa disebabkan oleh paparan sinar matahari, suhu dingin, atau angin kencang.

Selain dengan menghindari pemicu gatal, dokter mungkin akan meresepkan antihistamin untuk mengobati biduran akibat perubahan cuaca atau suhu. Dengan begitu, Anda bisa menikmati musim panas maupun musim dingin tanpa khawatir akan terkena biduran yang berulang.

3. Penyakit tertentu

Biduran ternyata bukan sekadar rasa gatal dan bentol-bentol di kulit. Pasalnya, biduran juga dapat memberikan sinyal adanya masalah kesehatan yang lebih serius. Pasien dengan penyakit lupus, limfoma, penyakit tiroid, hepatitis, maupun HIV sama-sama memiliki gejala gatal-gatal mirip biduran. Namun, jenis biduran atau urtikarianya tergolong kronis sehingga dapat diatasi dengan bantuan obat-obatan.

4. Berkeringat

Keringat pada dasarnya tidak menyebabkan gatal-gatal. Akan tetapi, tubuh yang berkeringat menandakan tubuh sedang mengalami kenaikan suhu. Bagi beberapa orang, kenaikan suhu tubuh – baik karena olahraga maupun mandi air panas – ini dapat memicu timbulnya gatal-gatal.

Saat berkeringat, tubuh memproduksi asetilkolin, yatitu bahan kimia yang menghambat pemecahan sel. Asetilkolin ini dapat mengganggu perkembangan sel-sel kulit sehingga kulit menjadi iritasi dan memicu ruam.

5. Stres

Penelitian menunjukkan bahwa stres merupakan biang keladi dari berbagai penyakit fisik dan mental, termasuk biduran. Stres berlebihan dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun sehingga lebih rentan terkena masalah kulit, termasuk biduran.

Pada orang-orang yang mengalami urtikaria kronis atau biduran yang bekali-kali muncul selama lebih dari enam minggu, stres dan amarah dapat membuat tubuh melepaskan histamin. Akibatnya, tubuh memberikan respon peradangan dengan memunculkan bentol merah seperti biduran.

🔥23

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *