Hal Yang Dilakukan Dan Tidak Dilakukan Saat Berhubungan

Sebenarnya, bila ingin sukses promil atau program hamil tak semudah membalikkan telapak tangan. Masih banyak pasangan di luar sana yang sedang menjalani program hamil namun belum mendapatkan hasil yang nyata.

Berikut yang harus dan tak harus dilakukan saat berhubungan intim agar mendapat momongan:

1. Yang harus Anda lakukan saat berhubungan intim

Lakukan hal-hal berikut pada saat berhubungan intim:

  • Berbaring telentang setelah bercinta. Karena vagina secara alami condong ke bawah, maka berbaring telentang setelah berhubungan intim akan membantu sperma untuk tinggal dan tidak tumpah ke luar, sehingga mempermudah sperma untuk berenang menuju rahim. Perlukah mengangkat kaki? Sebenarnya tidak perlu, tapi juga tidak ada salahnya mencoba.
  • Berhubungan intim sebelum tidur. Meskipun beberapa penelitian mengatakan bahwa jumlah sperma terbanyak adalah di pagi hari, tapi itu tidak berarti bahwa waktu yang paling baik untuk berhubungan intim adalah di pagi hari. Semua waktu sama baiknya. Namun, berhubungan intim di malam hari sebelum tidur berarti kemungkinan besar Anda akan berbaring setelahnya, sehingga dengan demikian tidak banyak sperma yang tumpah ke luar.
    Posisi misionaris. Meskipun tidak ada satu posisi berhubungan intim yang dianggap terbaik, posisi misionaris adalah posisi yang banyak disarankan sebab akan membuat Anda tetap berbaring telentang setelah hubungan intim berakhir.

2. Yang TIDAK boleh Anda lakukan saat berhubungan intim

JANGAN lakukan hal-hal berikut saat berhubungan intim:

  1. Menggunakan pelumas. Banyak orang menyangka pelumas buatan bisa membantu sperma berenang lebih cepat. Padahal kenyataannya, menggunakan pelumas bisa memperkecil peluang kesuksesan progam hamil Anda. Banyak kandungan zat dalam pelumas yang bisa mengubah keseimbangan pH di dalam vagina dan mengurangi mobilitas sperma.
  2. Jangan khawatir jika Anda tidak orgasme. Memang menyenangkan apabila Anda bisa mencapai orgasme, tapi untuk hamil Anda tidak perlu orgasme. Walaupun beberapa orang menganggap bahwa wanita yang mencapai orgasme akan lebih mudah hamil, namun teori tersebut tidak memiliki bukti ilmiah.
  3. Jangan terlalu khawatir dengan model celana dalam pria. Memang beberapa masalah kesuburan pada pria berawal dari suatu kondisi dimana suhu testis yang terlampau panas sehingga mempengaruhi produksi sperma. Wajar apabila ada yang meyakini bahwa celana dalam berpengaruh terhadap kualitas sperma pria. Namun, tidak ada bukti ilmiah yang pasti. Meskipun demikian, tentu saja tidak rugi sama sekali apabila pasangan pria Anda memilih untuk menggunakan celana dalam model boxer.
🔥7

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *