Bayi Menangis Gara-Gara BAB Sulit, Berikut Ini Tips Mengatasinya

Banyak orangtua yang mengeluhkan si kecil mengalami susah makan atau bahkan justru makan tidak henti. Hal tersebut dapat menyebabkan, sistem pencernaan bayi menjadi terganggu dan salah satu hal yang patut diwaspadai adalah sulit BAB. Masalah BAB pada bayi tak boleh dianggap remeh, sebab bisa berdampak buruk pada tumbuh kembangnya.

Karena itu, setiap orangtua perlu mengenali tanda bayi mengalami susah BAB dan cara mengatasinya. Jika bayi buang air besar kurang dari tiga kali dalam seminggu, serta bentuknya lebih keras dibanding biasanya dan bayi juga terlihat kesakitan saat buang air besar, maka bisa dipastikan si kecil mengalami konstipasi.

Pada bayi usia 0-5 bulan dan masih mengonsumsi ASI, buang air besar seminggu sekali dianggap masih normal. Selain itu, bayi juga akan lebih rewel dan menangis sembari mengangkat kakinya saat sulit buang air besar. Namun, jika kondisinya sudah parah, bisa jadi terdapat bercak darah pada popok bayi yang diakibatkan oleh robeknya dinding rektum bayi, karena feses yang keras.

Tips Mengatasi Bayi Sulit Buang Air Besar

  1. Berikan ASI eksklusif untuk bayi Anda. Kebiasaan memberikan ASI untuk bayi memang sangat baik. ASI mengandung nutrisi yang dibutuhkan bayi dan sesuai dengan perkembangan sistem pencernaan bayi. Cara ini akan membantu bayi agar tidak sering sembelit sehingga buang air besar juga lancar. (baca juga: pantangan ibu menyusui ASI eksklusif – cara memperbanyak ASI kembali)
  2. Jika Anda memberikan susu formula maka lakukan pengetesan pada bayi Anda. Beberapa bayi bisa menerima susu formula dengan baik dan adapula bayi yang tidak bisa menerima susu formula. Selain itu pencernaan bayi yang belum sempurna juga bisa menyebabkan susu formula tidak diterima dengan baik. Lakukan beberapa percobaan memberikan susu formula namun dengan jumlah yang sesuai dengan takaran yang disarankan.
  3. Lakukan terapi atau pijit bayi. Pijit bayi juga bisa membantu bayi merasa lebih baik, mengurangi lelah pada otot bayi dan meningkatkan nafsu makan. Pijit bayi juga bisa meningkatkan kesehatan bayi. Terapi ini bisa mendorong penyerapan nutrisi yang baik dan gerakan usus yang lebih sehat. Namun pastikan bahwa Anda melakukan pijit di tempat yang profesional dan ahli dalam terapi bayi. (baca juga: cara melakukan pijat bayi yang benar – manfaat baby spa)
  4. Jika bayi Anda sering kembung karena masalah gerakan usus yang kurang baik, maka berikan minyak penghangat seperti minyak telon di sekitar perut bayi. Lakukan dengan sangat lembut sambil memijat ringan pada bagian perut bayi. Cara ini akan membantu agar perut bayi lebih nyaman.
  5. Buat bayi Anda menjadi aktif sesuai dengan usianya. Bayi harus lebih aktif agar bisa buang air besar secara teratur. Jika bayi kurang gerakan maka otot – otot tubuh dan saluran pencernaan juga tidak bisa bekerja dengan baik. Hal ini sering menyebabkan bayi sulit buang air besar. Jadi pastikan bayi Anda bermain dengan baik.
  6. Bagi bayi yang sudah menerima makanan pendamping ASI, maka Anda harus memilih jenis makanan yang mudah diterima oleh bayi. Asupan serat, vitamin dan mineral sangat dibutuhkan untuk membantu gerakan usus bayi yang lebih baik. Beberapa makanan yang sangat disarankan seperti pepaya, apel, pisang, sayuran hijau, wortel dan sayuran yang lain. (baca juga: makanan pendukung Asi (MPASI) rumahan terbaik untuk bayi)
  7. Hindari memberikan makanan yang padat dan membuat usus menjadi sangat sensitif seperti roti dari tepung, sereal dan jenis sumber karbohidrat lain. Ingat bahwa bayi Anda harus menerima makanan yang sesuai dengan perkembangan usus bayi.
  8. Jangan memberikan obat apapun yang merangsang bayi untuk buang air besar. Obat tanpa petunjuk dokter bisa menyebabkan kondisi bayi lebih menurun.
  9. Berikan minyak bawang merah atau bawang putih kemudian oleskan pada bagian punggung dan perut bayi. Cara ini bisa membantu mengeluarkan angin dari perut bayi dan mendorong agar bayi bisa buang air besar.
  10. Anda bisa mengajak bayi berendam dengan air hangat. Anda bisa mengajak bayi berendam bersama, kemudian buat bayi Anda bergerak di dalam air. Berbagai gerakan air yang lincah bisa mendorong bayi memiliki otot dan gerakan usus yang sangat baik.
  11. Jika bayi Anda sudah menerima makanan berupa buah-buahan, maka berikan beberapa jenis buah seperti aprikot, pisang, alpukat, apel, dan jenis buah yang mengandung tinggi serat.
🔥8

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *