Atasi Segera Asam Lambung Yang Naik

Asam lambung naik biasa dialami dan tidak berbahaya. Namun pada tahap kronis, dan sering terjadi, penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi seperti susah menelan makanan, esophagitis (radang dan iritasi pada dinding kerongkongan) dan jaringan dinding kerongkongan bertambah parah hingga berpotensi menjadi kanker.

Kenali dan Hindari Penyebabnya

Sebelum mengenali gejalanya, terlebih dahulu Anda harus mengetahui apa saja yang bisa menyebabkan asam lambung naik atau seseorang terkena GERD. Berikut ini adalah beberapa penyebab asam lambung naik karena kebiasaan yang salah seperti :

  1. Berbaring setelah makan atau makan hingga kenyang
  2. Kelebihan berat badan
  3. Konsumsi aspirin, ibuprofen, atau obat relaksasi otot
  4. Ngemil sebelum tidur
  5. Minum minuman beralkohol, soda, teh, atau kopi
  6. Makan makanan tertentu seperti cokelat, bawang merah atau putih, tomat, sajian berlemak dan pedas
  7. Hamil
  8. Merokok

Berikut ini adalah beragam gejala asam lambung naik yang perlu Anda ketahui:

1. Merasa begah atau kembung setelah makan

Meningkatnya asam lambung juga dapat menyebabkan Anda mengalami rasa begah atau kembung setelah makan dalam porsi besar. Untuk menghindarinya, kurangi konsumsi makanan berlemak, jangan merokok dan mengonsumsi alkohol saat begah atau kembung terasa.

2. Rasa tidak nyaman di kerongkongan dan mulut

Saat asam lambung naik hingga ke saluran cerna bagian atas, Anda bisa saja mengecap rasa yang tidak enak seperti pahit dan asam di mulut. Selain itu, kerongkongan juga mungkin terasa nyeri. Dalam kasus yang sangat ekstrim, kenaikan asam lambung juga dapat menyebabkan tersedak.

Apabila hal ini terjadi di malam hari, sebaiknya segera kunjungi dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Atau segera konsumsi obat maag seperti antasida yang biasanya Anda minum saat kambuh.

3. Heartburn

Heartburn adalah sensasi yang Anda rasakan ketika asam lambung naik sampai ke esofagus. Anda akan merasa dada terasa panas seperti terbakar dengan tingkat nyeri yang berbeda-beda.

Jika tidak begitu parah Anda mungkin hanya merasa tidak nyaman. Namun, jika sudah parah gejala ini bisa menyebabkan dada terasa sangat nyeri. Kondisi ini juga dapat bertahan selama beberapa jam dan semakin buruk setelah makan.

4. Sulit menelan

Asam lambung naik dapat menyebabkan terjadinya penyempitan pada esofagus. Hal tersebut dapat membuat kita sulit menelan (disfagia) dan merasa makanan terasa tersangkut di kerongkongan.

Dalam beberapa kasus, dapat juga diikuti rasa nyeri ketika menelan makanan. Namun tak hanya asam lambung naik yang menyebabkan gejala ini, penyakit lain seperti stroke, penyakit Parkinson, kanker dan multiple sclerosis juga dapat menimbulkan gejala yang sama.

5. Sendawa, mual, dan cegukan

Gejala lain yang mungkin Anda alami adalah mengalami mual, cegukan, dan sendawa. Sering kali, sendawa juga diikuti dengan aroma yang tidak sedap.

6. Napas bau

Sama seperti sendawa, jika asam lambung sudah naik ke saluran cerna bagian atas Anda bisa mengalami gejala napas bau (halitosis). Segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Selain itu, lakukan juga penanganan untuk meredakan napas bau yang mengganggu.

7. Batuk kering

Gejala lain yang dialami saat asam lambung naik adalah batuk kering. Beberapa orang mungkin merasa ada sesuatu yang mengganjal di tenggorokan dan menyebabkan mereka perlu batuk berulang kali untuk membersihkan tenggorokannya.

8. Suara serak

Ternyata suara serak bisa menjadi salah satu gejala asam lambung naik. Asam lambung yang naik sampai ke kerongkongan bisa saja mengiritasi pita suara Anda.

9. Produksi air liur (saliva) yang berlebihan

Asam lambung naik juga dapat menyebabkan produksi saliva meningkat. Produksi berlebihan ini terkait dengan respon tubuh Anda untuk mengeluarkan sesuatu yang mengiritasi kerongkongan.

10. Pada kondiri tertentu, feses akan berwarna kehitaman disertai darah

Pada kondisi yang sudah parah, peningkatan asam lambung dapat menyebabkan tinja berwarna hitam, berlendir atau mengandung darah. Jika kondisi ini terjadi, Anda harus segera menemui dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Bila Anda mengalami gejala diatas dengan nyeri dada, lengan atau tangan sakit, dan sesak napas segeralah periksakan diri Anda ke dokter. Karena tak hanya menandakan asam lambung naik, kondisi tersebut dapat menjadi tanda serangan jantung.

Begini Cara Menangani dan Mencegah Asam Lambung Kembali Naik

Saat asam lambung naik, obat bebas seperti antasida untuk menetralkan asam lambung dapat dikonsumsi. Namun obat ini menyebabkan efek samping seperti sembelit dan diare bila terlalu banyak dikonsumsi. Cobalah untuk memilih antasida dengan kandungan alumunium hidroksida dan magnesium hidroksida guna mengurangi efek samping.

Agar asam lambung tidak semakin parah, penting bagi Anda untuk meminimalisir munculnya gejala asam lambung naik dengan merubah gaya hidup. Mulai dari mengonsumsi makanan sehat dan hindari beragam penyebabnya di atas.

Selain itu, untuk mencegah asam lambung naik, cobalah cara berikut ini :

  1. Makan dalam porsi lebih kecil
  2. Hindari berbaring setelah makan
  3. Gunakan pakaian longgar dan hindari tekanan terlalu kuat di bagian perut
  4. Duduk dalam posisi tegak
  5. Menurunkan berat badan
  6. Berhenti merokok

Anda juga perlu menghindari ragam makanan di bawah ini :

  1. Makanan pedas
  2. Berlemak
  3. Makanan yang digoreng
  4. Bawang bombay dan bawang putih
  5. Saus tomat
  6. Makanan dengan tingkat keasaman tinggi
  7. Cokelat
  8. Jus
  9. Soda

Penyakit asam lambung naik sebagian besar disebabkan oleh kebiasaan makan kurang tepat. Meskipun biasa terjadi, kondisi yang terus menerus terjadi perlu diwaspadai. Kenali gejala asam lambung naik di atas dan hindari penyebabnya. Konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan menyeluruh dan mendapatkan penanganan yang tepat sehingga kemungkinan kambuh minim.

🔥15

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *