8 Olahraga Dapat Membentuk Bentuk Tubuh Ideal

Rata-rata orang mengeluh akan beberapa bentuk tubuhnya yang kurang proporsional seperti ukuran lengan, paha, dan betis yang besar. Bentuk tubuh yang kurang proporsional ini biasanya disebabkan oleh kulit yang sudah mulai mengendur karena faktor usia atau jaringan lemak yang mengendap pada area tersebut.

Berikut akan kita bahas beberapa metode untuk mendapatkan bentuk tubuh yang proporsional. Cara mendapatkan bentuk tubuh ideal berikut ini bisa dilakukan dengan ataupun tanpa olahraga.

Dengan Olahraga

Ada beberapa cara yang bisa kita coba untuk mendapatkan bentuk tubuh proporsional. Salah satunya adalah dengan melakukan olahraga seperti berikut:

1. Bersepeda

Bersepeda adalah olahraga yang mudah karena Anda dapat bersepeda di mana saja. Dengan bersepeda, maka banyak manfaat yang akan Anda peroleh, seperti mengencangkan otot kaki, tangan, dan punggung.

Bersepeda menggunakan hampir seluruh bagian tubuh, sehingga banyak energi yang digunakan untuk membantu pembakaran kalori. Sehingga selain dapat membakar lemak, bersepeda juga dapat mengencangkan otot tubuh Anda. Lakukan olahraga ini secara rutin dan dapatkan paha dan betis yang kecil dan menawan.

2. Calf Raises

Calf raises merupakan salah satu olahraga yang dapat membantu untuk mengecilkan betis. Caranya sangat mudah, ambil posisi berdiri tegak dan kedua kaki rapat sambil memegang beban/barbel kecil. Kemudian, angkat badan Anda menggunakan tumit.

Pusatkan berat badan Anda pada ujung kaki. Tahan gerakan selama beberapa detik lalu turunkan kembali. Lakukan hal ini secara berulang-ulang dan dapatkan betis yang indah.

3. Lompat tali

Lompat tali adalah olahraga yang sangat fleksibel karena dapat dilakukan di mana saja dan tidak memerlukan tempat yang luas. Selain itu, olahraga ini sangat efektif untuk mendapatkan bentuk tubuh indah karena dapat membakar lemak secara optimal.

Gerakan melompat yang berulang-ulang dapat meningkatkan denyut jantung dan dapat membuat tubuh cepat mengeluarkan keringat. Lakukan rutin selama 30 menit setiap hari.

4. Split squat jump

Cara melakukan olahraga ini adalah dengan memajukan salah satu kaki, sedangkan kaki bagian belakang ditekuk sampai lutut Anda menyentuh lantai. Kemudian Anda lompat setinggi mungkin. Setelah mendarat, ganti posisi kaki secara berulang-ulang seperti gerakan squat jump.

Squat jump merupakan olahraga pliometrik untuk melatih tubuh bagian bawah. Olahraga ini menargetkan otot paha depan, paha belakang, glutes, dan betis. Olahraga ini tidak memerlukan peralatan ekstra. Anda bisa melakukannya di mana saja. Pada latihan ini, betis ikut bekerja karena Anda mendorong ujung kaki Anda di awal melompat.

Split-Squat Jump adalah versi lanjutan dari squat jump. Mulai dengan posisi split dengan satu kaki ke depan dan satu kaki ke belakang. Turunkan tubuh Anda, kemudian bergerak memutar dan melompat ke udara. Sementara Anda berada di udara, ganti posisi kaki Anda sehingga kaki yang di belakang sekarang di depan dan sebaliknya.

Mendaratlah pada ujung kaki Anda, kemudian bawa berat badan Anda kembali ke tumit Anda. Segera tekuk lutut Anda untuk mengurangi dampak yang timbul.

5. Lari

Olahraga lari adalah cara tercepat membakar kalori. Rata-rata, berlari dengan kecepatan 8 km/jam akan membakar sekitar 295 kalori. Sementara, berjalan dengan kecepatan sekitar 5,5 km/jam mampu membakar 140 kalori. Jadi, jika Anda tidak kuat berlari, berjalan cepat dapat menjadi alternatif.

Untuk menurunkan berat badan dengan berlari, upayakan berolahraga sekitar 3x per minggu dengan total waktu sekitar 60-90 menit. Namun, bagi pemula dapat mulai berolahraga sekitar 10 menit per hari. Kemudian, tingkatkan durasinya secara bertahap.

6. Berenang

Olahraga yang satu ini sangat cocok untuk Anda yang sedang melakukan program diet. Berenang dapat meningkatkan kekuatan otot dan tulang. Orang-orang yang sering berenang akan memiliki otot, terutama bisep, yang terlihat kencang dan ideal. Selain itu, berenang juga dapat membuat tubuh lebih tinggi. Dengan demikian, tubuh Anda akan terlihat proporsional karena tak ada lemak yang berlebih.

7. Yoga dan Pilates

Jika Anda sering melakukan gerakan yoga ataupun pilates, otot-otot tubuh Anda akan menjadi lentur dan rileks. Maka dari itu, olahraga ini sangat efektif untuk mengecilkan beberapa bagian tubuh seperti paha, betis dan lengan.

Gerakan yoga bisa dilakukan oleh siapa saja baik dewasa, wanita hamil maupun anak-anak. Banyak sekali gerakan dalam senam yoga yang mudah dipraktekkan sekalipun Anda masih pemula. Untuk melakukan yoga, Anda hanya membutuhkan waktu minimal 30 menit.

8. Berjalan kaki/jogging ringan

Kegiatan yang satu ini tidak membutuhkan waktu khusus, karena sudah pasti akan Anda lakukan setiap harinya. Akan tetapi, jalan santai atau jogging di sini bukan berarti jalan kaki seperti biasanya. Tubuh Anda harus tegap dan berjalan dengan langkah teratur.

9. Diimbangi juga konsumsi Moment Haxanthin

Karena HAXANTHIN adalah suplement diet untuk yang mau program diet tidak kerasa “berat” karena adanya kandungan High Oleic Safflower Oil dalam Haxanthin.

High Oleic Safflower Oil atau disebut juga extrak Bunga Saffron.

Dalam otak ada hormon serotonin yang mempengaruhi kecemasan kesedihan kegelisahan dan depresi. Orang cemas biasanya lari ke makan, karena karbohidrat sifatnya meningkatkan serotonin yang berdampak positif pada pikiran.
Extrak Safron meniru kerja karbohidrat, bekerja menekan nafsu makan alami dan mempromosikan perasaan kenyang.

Mengontrol penumpukan lemak, mempercepat proses pembakaran lemak pada tingkat yang lebih cepat.

BERIKUT TESTIMONI

Untuk Pemesanan Dan Konsultasi

WA / SMS / TELP 0812 4917 3330

🔥8

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *