6 Faktor Yang Mempengaruhi Metabolisme Tubuh

Memiliki laju metabolisme tinggi memang membuat tubuh mampu membakar lebih banyak kalori, yang akan diikuti dengan menurunnya berat badan. Laju metabolisme yang tinggi juga membuat Anda merasa lebih baik, karena tubuh mendapat pasokan energi yang cukup untuk menjalankan berbagai fungsinya. Mungkin ini sebabnya banyak orang mencari cara meningkatkan metabolisme tubuh untuk diet menurunkan berat badan.

Faktor yang Memengaruhi Pembakaran Kalori

Selain faktor genetik, tingkat pembakaran kalori dari proses metabolisme tubuh juga dipengaruhi oleh beberapa faktor lain, yaitu:

1. Usia

Semakin tua, tubuh Anda akan lebih banyak terdiri dari lemak. Jumlah otot akan berkurang, menyebabkan proses pembakaran kalori pun ikut melambat.

2. Jenis Kelamin

Laki-laki cenderung lebih banyak membakar kalori dibandingkan perempuan. Hal ini disebabkan oleh lebih banyaknya massa otot yang dimiliki laki-laki.

3. Ukuran dan komposisi tubuh

Seseorang yang memiliki ukuran tubuh lebih besar dan memiliki lebih banyak otot akan membakar lebih banyak kalori, bahkan ketika tubuh mereka berada dalam kondisi istirahat.

4. Kemampuan tubuh mengolah makanan (thermogenesis)

Proses mencerna, menyerap, menyebarkan, dan menyimpan nutrisi makanan juga membutuhkan kalori sebagai bahan bakarnya. Sekitar 10 persen kalori akan digunakan tubuh untuk proses pengolahan makanan ini.

5. Aktivitas fisik dan olahraga

Di samping olahraga, aktivitas sederhana seperti bermain kejar-kejaran dengan hewan peliharaan, berjalan kaki ke warung, hingga jalan kaki rutin di sore hari juga bisa membakar kalori, tentunya dengan jumlah yang berbeda-beda.
Melakukan diet tidak bisa sembarangan. Kini setelah mengetahui faktor apa saja yang memengaruhi jumlah pembakaran kalori di dalam tubuh. Bergerak aktif tiap hari juga bisa dilakukan, seperti berjalan kaki menaiki tangga adalah salah satu cara sederhana untuk menjaga kebugaran tubuh, karena tanpa kita sadari dengan berolahraga secara teratur, akan membuat suasana hati seseorang menjadi lebih baik sehingga jauh dari stress berlebihan dan depresi.

6. Pola tidur yang baik

Biasakan memiliki jam tidur yang cukup minim 8 jam sehari, serta mulai tidur dan bangun di jam yang sama tiap harinya.

🔥4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *