5 Manfaat Dan Bahaya Olahraga Lari Bagi Pria

Salah satu olahraga yang paling disukai oleh banyak orang adalah berlari. Selain mudah untuk dilakukan, berlari juga bisa memberikan banyak sekali dampak positif bagi kesehatan tubuh. Namun, tahukah anda jika olahraga lari ternyata bisa memberikan dampak kesehatan bagi pria khususnya pada penis pria ataupun kualitas spermanya serta dapat menjaga stamina.

Namun, bila anda senang dengan olahraga lari, maka ada beberapa hal yang anda waspadai karena aktivitas ini memilik efek lain bila anda tidak hati hati.

Apa saja manfaat olahraga lari dan bahayanya bagi pria?

Berikut beberapa Manfaat olahraga lari yang didapatkan oleh pria adalah :

1.Meningkatkan stamina dan kualitas ereksi.

Dengan olahraga lari secara teratur, maka aliran darah menjadi lancar dan jantung juga sehat, tentu hal ini akan membuat peredaran darah menjadi baik hingga ke kelamin pria, sehingga tentu akan memaksimalkan ereksi seorang pria bila terangsan saat berhubungan.

2. Memperkuat Sperma

Berlari dengan teratur bisa meningkatkan produksi hormon testosteron yang bisa membantu produksi dan peningkatan kualitas sperma pria. Sebuah penelitian yang dirilis dalam British Journal of Sports Medicine bahkan menyebutkan jika pria yang rutin berlari setidaknya 15 jam dalam seminggu akan memiliki konsentrasi sperma yang cukup tinggi, yakni 73 persen lebih banyak dari pria yang hanya bermalas-malasan.

3. Membuat kualitas ereksi meningkat

Andai kita berlari secara teratur beberapa kali dalam seminggu, aliran darah dalam tubuh pun akan meningkat dan kesehatan jantung juga semakin membaik. Hal ini ternyata ikut berimbas pada semakin membaiknya kualitas ereksi, mengingat ereksi membutuhkan pasokan darah yang lancar dari pembuluh darah.

Berikut efek olahraga lari yang tidak baik bagi kesehatan :

1. Menyebabkan Testis terasa nyeri.

Kira-kira satu dari tujuh orang penggemar lari pernah mengalami nyeri testis akibat varikokel. Varikokel adalah pembengkakan pembuluh darah di vena dalam skrotum.

Menurut Köhler, varikokel bersifat genetik. Berlari bisa membuat penderita varikokel semakin kesakitan, karena aliran darah bisa berbalik dan membuat kondisi tambah memburuk.

Menggunakan celana olahraga dengan liner khusus yang mencegah testis berdesakan, dapat membantu meringankan kondisi varikokel.

Untuk itu, bila anda berlari gunakanla celana yang tidak terlalu ketat.

2. Dapat membahayakan Sperma

Meski bisa memperkuat sprema, penelitian dari University of Connecticut mengatakan, pria yang berlari sepanjang 107 Km atau lebih perminggu, mengalami penurunan kadar testoteron sebanyak 28 persen. Ini berarti, penurunan produksi sperma.

Nah, itulah manfaat bahaya olahraga lari bagi pria, semoga dapat bermanfaat.

🔥10

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *