5 Cara Mudah Menghilangkan Daging Tumbuh Di Tubuh

Daging tumbuh disebut dengan acrochordon (skin tag). Benjolan ini biasanya tumbuh dengan ukuran kecil, yakni sekitar 2-5 milimeter, dan dapat membesar. Daging tumbuh bisa muncul di bagian tubuh mana saja, seperti ketiak, paha, kelopak mata, leher, dada, di bawah payudara, dan juga di bawah lipatan bokong. Namun, lebih sering tumbuh di area ketiak dan leher.

Daging tumbuh terbentuk dari jaringan serat kolagen yang telah mengendur dan pembuluh darah yang dikelilingi oleh kulit. Terbentuknya daging tumbuh diduga dipicu oleh seringnya gesekan kulit dengan pakaian atau bagian tubuh tertentu. Umumnya, daging tumbuh memiliki warna yang serupa dengan warna kulit Anda. Namun, bagian ini bisa saja berwarna lebih gelap.

Kendati sering dianggap mirip dengan kutil, namun daging tumbuh berbeda. Kutil cenderung memiliki tekstur yang agak kasar, sedangkan daging tumbuh tidak. Selain itu, daging tumbuh seperti benjolan, sedangkan kutil tidak. Tidak hanya itu, kutil disebabkan oleh human papillomavirus (HPV), sedangkan penyebab daging tumbuh belum diketahui secara pasti, tetapi faktor genetik atau turunan diduga berperan.

Daging Tumbuh Bisa Dihilangkan

Sebenarnya, daging tumbuh tidak memerlukan perawatan yang khusus. Daging tumbuh bisa hilang dengan sendirinya, jika jaringannya kekurangan suplai darah dan mati. Namun jika Anda merasa risih dan terganggu, Anda bisa menghilangkannya.

Daging tumbuh yang berukuran sangat kecil, biasanya akan hilang dengan sendirinya. Tapi jika berukuran lebih besar, Anda memerlukan bantuan dokter spesialis kulit untuk menghilangkannya.

Berikut beberapa cara menghilangkan daging tumbuh yang perlu Anda ketahui, di antaranya:

  1. Bedah listrik, dengan membakar jaringan pada daging tumbuh menggunakan energi listrik berfrekuensi tinggi.
  2. Ligasi, dengan benang bedah untuk memotong aliran darah menuju jaringan daging tumbuh.
  3. Krioterapi atau terapi beku, dengan membekukan daging tumbuh menggunakan nitrogen cair.
  4. Operasi pengangkatan, dengan memotong daging tumbuh menggunakan gunting atau pisau bedah.
  5. Konsumsi moment Propolis, karena mengandung biovaflonoid yang bersifat 3in1;1. Anti Bakteri/AntiBiotik,
    2. Anti Virus (viral) dan
    3. Anti Jamur

    -Sebagai AntiBakteri :
    Membunuh bakteri dengan merusak dinding sel kuman bakteri

    -Sebagai Anti Virus :
    Mencegah replikasi ( pembelahan ) sel virus

    -Sebagai Anti jamur :
    Mencegah pertumbuhan spora jamur dari lapisan dermal kulit

    Sedangkan AntiBiotik pada obat medis (kimia) hanya bekerja sebagai Anti Bakteri saja dan TIDAK dapat bekerja sebagai Anti Jamur maupun Anti Virus.

    Propolis : Jarang menyebabkan resistensi (kuman kebal terhadap obat) Antibiotik

    Antibiotik Medis : Sering terjadi resistensi terhadap pemakaian salah dan jangka panjang.

BERIKUT TESTIMONI

Untuk Pemesanan Dan Konsultasi

WA / SMS / TELP 0812 4917 3330

🔥18

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *