3 Penyebab Keputihan Berwarna Kuning

Ada banyak alasan mengapa seseorang mengalami keputihan yang berwarna kuning?? Namun anda jangan khawatir, hal ini biasanya disebabkan oleh tanda-tanda awal kehamilan tapi anda juga harus berhati-hati sebab mungkin saja itu terjadi karena adanya infeksi.

Keputihan vagina memiliki berbagai macam warna. Warna dan konsitensi debit dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti diet, stres, obat-obatan dan aktivitas seksual.

Keputihan berwarna kuning kerap sekali terjadi pada banyak kaum wanita, sebagian besar hal ini tidak berbahaya. Tapi jika ia menimbulkan reaksi yang berbeda maka ada baiknya jika anda pergi ke dokter untuk mengeceknya. Begitu banyak penyebab keputihan salah satunya seperti dari fungsi normal tubuh, kehamilan dan infeksi .

Namun penting bagi anda untuk menghubungi dokter jika anda mengalami keputihan berwarna kuning dan disertai dengan gejala lain.

Penyebab Keputihan Berwarna Kuning

Inilah beberapa penyebab dari keputihan berwarna kuning yang harus kamu ketahui

1. Awal Priode Menstruasi

Mengalami keputihan yang berbentuk tipis, berair dan berwarna kuning. Maka tidak perlu khawatir, sebab hal ini sering dialami jika seseorang mendekati masa menstruasi atau memulai menstruasi.

Dalam kebanyakan kasus, warna kuning ini disebabkan oleh warna awal darah haid yang bercampur dengan lendir. Tanda-tanda lainnya yang dapat anda ketahui bahwa hal ini disebabkan oleh gejala awal menstruasi, yaitu :

  • Jerawat atau bintik-bintik yang muncul lebih banyak pada kulit anda
  • Payudara yang sakit atau sensitif
  • Merasa lebih lelah dari biasanya
  • Perut kram
  • Mengalami sembelit
  • Merasa kembung
  • Sakit kepala dan mood tidak stabil
  • Merasa cemas atau tertekan

Jika seseorang tidak mengalami salah satu gejala diatas atau anda mereka bahwa ia sudah mengalami menstruasi dan yakin bahwa ia telah selesai maka ada baiknya jika dia pergi ke dokter untuk melakukan pemeriksaan. Sebab, cairan kuning merupakan gejala awal timbulnya infeksi.

2. Kehamilan

Anda mengelurkan keputihan dengan keadaan berwarna kuning tebal tanpa bau, maka ini merupakan kabar baik bagi anda!! kenapa?? sebab ini merupakan tanda awal anda sedang hamil!. Warna kuning memberi sinyal bahwa ada beberapa darah baru atau lama yang tercampur pada lendir.

Warna kuning juga berasal dari pendarahan implantasi pada awal kehamilan, maka itu ada baiknya jika anda segera melakukan tes kehamilan. Terutama jika anda sudah tidak mendapatkan menstruasi selama 1 bulan atau 2 bulan lamanya.

Banyak wanita tidak menyadari bahwa pendarahan juga dapat terkait pada saat terjadinya proses implamasi, tetapi hal itu biasanya ringan atau hanya bercak saja. Adapun beberapa tanda awal kehamilan yang harus kamu ketahui. Seperti :

  • Kelelahan
  • Tidak selera makan dan ngidam
  • Mual
  • Kepala terasa pusing
  • Kram dan kembung

Gejala-gejala tersebut sangat mirip dengan gejala menstruasi, jadi penting untuk anda segera melakukan tes kehamilan untuk memastikannya.

Jika beberapa orang menemukan bahwa mereka sedang hamil, mereka akan mengalami peningkatan keputihan selama masa kehamilan mereka. Hal ini biasanya tidak menimbulkan bau atau pun ada beberapa orang yang mengalami bau ringan. Pembuangan ini bisanya dikenal sebagai “leukorrhea” merupakan suatu hal yang normal menurut “American Pregnancy Association”

3. Infeksi

Keputihan berbentuk kuning disertai dengan bau yang menyengat, anda harus hati-hati sebab bisa saja hal ini timbul karena terjadinya infeksi. Infeksi ini bisa berupa apapun biasanya dari vaginosis bakterial sampai infeksi menular seksual (IMS). Contoh dari IMS adalah trikomoniasis atau “trich”

Diperkirakan 3.7 juta orang didunia memiliki jenis trich, namun hanya 30 persen yang tidak mengalami gejala apapun. Gejala yang bisa diwasapadai oleh setiap orang meliputi :

  • Discharge disertai dengan bau amis yang tidak biasa
  • Mengalami nyeri, gatal dan kemerahan atau rasa terbakar
  • Peningkatan volume cairan yang berwarna kekuningan, tetapi juga putih, jernih atau berwarna hijau
  • Ketidaknyamanan saat berhubungan seksual

Jika seseorang menyadari bahwa ia terkena “trich” maka ada baiknya jika ia harus mengunjungi dokter. Tahukah anda bahwa pengendalian dan pencegahan penyakit (CDC) mengatakan bahwa infeksi ini dapat berlangsung selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun jika tidak melakukan pengobatan.

Tapi jika infeksi disebabkan oleh vaginosis bakteri mungkin debitnya akan sedikit lebih hijau atau abu-abu daripada warna kuning. Kadang jika anda mengalami keputihan berwarna kuning atau putih, maka seseorang mungkin bisa memiliki vaginosis bakteri jika anda memiliki beberapa gejala seperti :

  • Vagina berbau amis
  • Berwarna abu-abu, putih, dan lendir yang tipis
  • Vagina gatal
  • Merasa terbakar saat buang air kecil

Siapa saja yang mengalami discharge yang berbau kuat segeralah menghubungi dokter, tanpa memandang warna dan konsistensi dari keputihan.

Untuk beberapa orang mungkin merasa sulit dan malu untuk membicarakan tentang perubahan pada keputihan, tetapi penting untuk anda ingat bahwa keputihan adalah bagian yang normal dan sehat dari sistem reproduksi.

Mengenai perubahan warna yang khas seperti biasanya bening, putih susu ataupun kuning hal ini tergantung pada tahap siklis menstruasi. Bau nyapun harus ringan tidak kuat. Namun jika anda mengalami gejala-gejala berikut, maka anda harus menemui dokter. Gejala tersebut meliputi :

  • Pembengkakan
  • Kemerahan
  • Gatal
  • Mengelurakan warna kehijauan

Semakin cepat anda mendapatkan diagnosis dan pengobatan, maka akan semakin cepat anda dapat menyelesaikan permasalan yang terjadi pada sistem reproduksi anda

🔥8

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *