3 Cara Ampuh Mencegah Kanker Payudara

Kanker Payudara adalah kanker pada jaringan payudara dan ini merupakan kanker paling umum yang diderita kaum wanita.

Hal ini dibuktikan bahwa di Indonesia kanker payudara mencapai sekitar 40 kasus setiap 100.000 penduduk pada tahun 2012.

Penyebab dari kanker payudara ini belum diketahui secara pasti, karena penyebab tiap penderita kadang berbeda.

Bagaimana cara mencegah kanker payudara?

Cara ampuh untuk mencegah penyakit ini adalah dengan menghindari segala faktor risiko penyebabnya. Selain itu, mewaspadai gejala kanker payudara dengan deteksi dini juga langkah penting untuk mencegah penyakit ini.

Berikut ini beberapa cara deteksi dini untuk mewaspadai gejala kanker payudara yang dapat Anda lakukan.

1. Periksa payudara sendiri

Langkah paling mudah untuk mengetahui gejala kanker payudara adalah dengan pemeriksaan payudara sendiri atau SADARI. Tujuannya untuk memeriksa benjolan pada payudara. Anda dapat melakukan pemeriksaan ini di rumah secara rutin. Pemeriksaan yang dilakukan secara rutin akan membantu Anda untuk mengenali tekstur jaringan payudara normal.

Oleh sebab itu, jika suatu saat Anda merasakan ada sesuatu yang tidak biasa pada payudara, Anda dapat segera memeriksakan diri ke dokter. Dengan cara ini, Anda akan dapat dengan mudah mendeteksi gejala kanker payudara.

Waktu terbaik untuk memeriksa payudara adalah beberapa hari setelah siklus menstruasi selesai. Karena perubahan hormon dapat mempengaruhi bentuk dan perasaan Anda terhadap payudara, pemeriksaan paling baik adalah ketika payudara Anda berada pada status yang normal.

2. Mammografi

Selain melakukan SADARI, Anda dapat melakukan pemeriksaan mammografi secara rutin untuk mendeteksi ada tidaknya sel kanker di bagian payudara. Pemeriksaan ini penting dilakukan untuk mengetahui gejala kanker payudara awal. Mammografi sendiri adalah teknik pemindaian gambar menggunakan sinar rontgen dosis rendah untuk mendeteksi dan mendiagnosis kanker di payudara.

Prosedur ini umumnya diwajibkan bagi wanita yang usianya lebih dari 40 tahun. Namun, jika Anda atau keluarga Anda memiliki riwayat kanker di payudara, dokter mungkin akan merekomendasikan untuk melakukan pemeriksaan ini lebih dini dan lebih sering.

Ketika melakukan memmografi, payudara Anda akan ditempelkan pada layar pemindai rontgen. Kemudian, sebuah kompressor akan menekan payudara Anda ke bawah untuk meratakan jaringan agar menunjukkan gambar yang lebih jelas dari payudara Anda.

Bagi Anda yang baru pertama kali melakukan prosedur ini, Anda mungkin akan sedikit merasakan nyeri atau tidak nyaman. Namun jangan khawatir, rasa nyeri dan tidak nyaman ini tidak akan bertahan lama.

Selama prosedur, dokter akan memeriksa hasil gambar yang ditampilkan di layar pemindai dan meminta teknisi radiologis untuk mengambil beberapa gambar tambahan jika hasil yang sudah ada terlihat kurang jelas atau membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Jangan panik, hal ini lazim untuk dilakukan.

3. Perubahan gaya hidup

Beberapa perubahan gaya hidup yang dapat membantu mencegah kanker di payudara, yaitu:

  • Batasi konsumsi alkohol. Konsumsi alkohol tidak lebih dari satu gelas per hati. Lebih baik lagi, berhentilah mengonsumsi alkohol secara total.
  • Olahraga teratur. Olahraga intensitas sedang secara rutin setidaknya 30 menit setiap hari. Hal ini dapat dimulai dengan hanya sekadar jalan santai, bersepeda, jogging, dan lain sebagainya. Bila perlu, tanyakan pada dokter terkait olahraga yang sesuai dengan kondisi Anda.
  • Batasi terapi hormon pasca menopause. Kombinasi terapi hormon dapat meningkatkan risiko terkena kanker di payudara. Itu sebabnya, bicarakan kembali dengan dokter Anda terkait manfaat serta risiko terpai hormon.
  • Berat badan sehat. Berusahalah untuk mendapatkan berat badan sehat dan ideal. Jika Anda perlu menurunkan banyak berat badan, tanyakan dokter tentang stretegi yang sehat untuk mencapai hal tersebut. Pada dasarnya kunci menurunkan berat badan hanya kurangi asupan kalori dan perbanyak olahraga.
  • Diet sehat. Asupan makanan nyatanya juga berperan penting untuk mencegah kanker ini. Oleh sebab itu, perhatikanlah asupan makanan Anda sehari-hari. Konsumsilah makanan dengan gizi seimbang dari buah dan sayur serta hindari makanan yang mengandung lemak tinggi.
🔥5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *